Showing posts with label untouchable. Show all posts
Showing posts with label untouchable. Show all posts

Friday, January 18, 2013

sedikit saja

tak bisakah kau menghargaiku, sedikit saja...?
aku hanya minta sedikit.

Wednesday, March 14, 2012

ingin



Ingin memeluknya
Tapi tak sanggup, rasanya ada dinding yang begitu tinggi
Dan tembok yang begitu kuat berdiri menghalangiku

Ingin menghapus rasa sakitnya
Tapi kaki ini, tangan ini kaku meski berjarak satu meter darinya
Mulut ini terasa gagu
Mata ini pun hanya bisa merasakan panas menahan gemuruh di dada

Rasanya, aku seperti orang bodoh
Yang tak tahu harus berbuat apa
Hanya mampu menatapnya dari jauh, sangat jauh

Alloh, berikanlah untuknya kesehatan dan keselamatan dunia dan akhirat
Penuhilah langkah kakinya dengan penuh keberkahan
Kutitipkan penjagaannya padaMu.

Monday, October 10, 2011

terhempas



ku membutuhkan kekuatan darimu, tapi kau menghempaskanku.

pelan, tapi begitu menyakitkan.

bukan seperti daun yang jatuh tertiup angin, tapi seperti lubang yang ditancapkan di hati.

dan,


haruskah aku berhenti ...?

sekuat apapun kulupakan, tetap saja tak bisa hilang.







lalu, harus berapa lama lagikah menunggu waktu untuk berlepas darimu .................. ?

Saturday, July 23, 2011

percuma

Sekeras apapun aku berusaha, tetap tak ada harganya
Sekeras apapun aku mencoba, selalu tak ada artinya






Apakah darah yang mengalir ini tak cukup menjadi penawar untuk semua luka ...?



Alloh, peluk aku ...

----------tertelungkup sepi------

Monday, June 6, 2011

Mimpi, secangkir kopi dan sebuah salam

Engkau selalu hadir
Hampir di setiap mimpi-mimpiku
Dengan senyum hangat
Dengan pelukan mesra
Dengan cerita-cerita penuh makna

Tapi entah mengapa, aku selalu menangis demi memyambutmu dalam mimpiku
Selalu membuatku bertanya dan meyakinkan diri, ini hanya mimpi bukan …?
Benar, memang hanya mimpi.

Mimpi, yang entah kapan akan menjadi nyata.

Aku punya mimpi, suatu hari nanti aku bisa mencium tanganmu lembut
Suatu hari nanti aku bisa memelukmu erat
Suatu hari nanti aku bisa berbicara dalam banyak cerita denganmu
Seperti dulu

Ya, aku punya mimpi
Suatu hari nanti, entah kapan, kita akan duduk berdua bersama cangkir-cangkir kopi dan bercerita tentang sebuah masa yang pernah kita lewati dulu
Dulu, saat aku leluasa bertatap mata denganmu.


Tuhanku, sampaikan salam takzim-ku untuknya.


Wednesday, April 20, 2011

ah, mimpi



benar, ternyata kau hanya (sedang) bermimpi
tentang sebuah senyuman di lengkung pojok langit
tentang cerita menggebu yang ingin didengar
tentang mozaik warna yang (katanya) akan muncul
setelah tornado, setelah literan air tertumpah dari tangga ketujuh

hahahahaha, akhirnya kau tertawa
menertawakan mimpimu
menertawakan dirimu, sendiri


padahal kau tahu dengan pasti
bahwa kau tak berhak bermimpi, sama sekali!

*menunggukeajaibandimusimberikutnya*

Monday, April 11, 2011

apa kabar Desember ...?



rasanya semakin menggigil
tiap kali harus mempertemukan empat bola mata
lalu menyuarakan banyak harmoni
yang tak mengenal bahasa kompromi

semua hanya ruang kosong, yang sesungguhnya tak benar-benar mampu kumasuki
menyedihkan, ternyata aku justru hidup dengan semua itu
constant bad luck.

aku cemburuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!!!!
@%^&*()^%$#@WESDFGHQ@#$%^&*GESAWZSC}PXZWWRKL>NF$%^&*()(*&^%$#@!@#$%^&*()_)^$#@

apakah Desember tahun ini, akan menjadi milikku?

seperti hari-hari biasanya
Engkau sedang mengajarkanku sesuatu, aku tahu itu
tapi, apa yang sebenarnya sedang Engkau ajarkan padaku?



saat semut merah bercerita tentang lubang hitam di sebuah Desember
@time will healing, right? pake shower to shower ah biar gak menebarkan hawa surem@

Friday, March 4, 2011

duri


andai bisa kuambil duri itu, dari hatimu ...
entah kapan

......................... bolehkah?

apakah aku masih bisa bertahan dengan semua ini?
atau, akan kuhempaskan pelan-pelan
menutup seluruh pintu, lalu berdiri di tepian jendela
menatap langit dengan gemuruh yang tak akan pernah kunjung padam
dan tatapan kosong

apa .... tak ada lagi tempatku untuk tumbuh dan mekar di hatimu?
apa .... hanya duri yang tak pernah bisa kucabut?
apa .... kau benar-benar membenci ... ku?

---------------------------------------------perempuan, kabut, dan pesona-------------------

ada badai, saat kulukis sketsamu

pernah ku ukur
seberapa panjang garis yang telah kubuat

pernah kuhitung
berapa pensil yang telah kuraut

pernah kugoreskan
sebuah wajah dalam sketsa ini

hingga sebuah badai menghapusnya
dan aku, mengangkat pensilku.


*give you up*

Thursday, October 7, 2010

LiNgKaRaN

Kita berada dalam sebuah lingkaran.

Setiap kali kita berlawanan arah,
Dan saling berpaling rasa,
Lalu melarikan diri dari masing-masing,
Kita selalu saja bertemu
di titik yang sama.

Setiap kali kau coba menghindar,
Garis berbicara dalam sebuah takdir, lingkaran.

Ya, lingkaran yang di tiap sudutnya tak bertitik.

Lalu, dimanakah kita akan bertemu?


08102010 05:50
#pagi melingkar di matamu, disana rupanya kita (mungkin) bertemu#

perca

aku ingin menggunting tepinya, pelan-pelan
mematahkan semua lubang kancing
membakar warna yang sempat tercipta di bordirnya
membuangnya menjadi perca


karena aku tak suka, titik.

Sunday, October 3, 2010

ah, mimpi

benar, ternyata kau hanya (sedang) bermimpi
tentang sebuah senyuman di lengkung pojok langit
tentang cerita menggebu yang ingin didengar
tentang mozaik warna yang (katanya) akan muncul
setelah tornado, setelah literan air tertumpah dari tangga ketujuh

hahahahaha, akhirnya kau tertawa
menertawakan mimpimu
menertawakan dirimu, sendiri

padahal kau tahu dengan pasti
bahwa kau tak berhak bermimpi, sama sekali!

*menunggukeajaibandimusimberikutnya*

Friday, October 1, 2010

pintumu

kuketuk berapa kali pun
pintu itu tak akan pernah dibuka
bahkan
sekalipun sudah kupegang kuncinya
aku masih tak yakin pintunya akan dibuka

kugedor-gedor pintunya pun
tak juga kudengar langkah kaki yang akan membukanya
kuratapi pun, tetap saja tertutup rapi

ya Rabb, sampaikan usiaku
agar bisa ku buka pintu itu...

*beberapa detik, menjumpai pintunya*