Tuesday, October 13, 2009

In memoriam

_menghapus kenangan, sedikit mellow_


Hampir lupa
Sejak kapan taman itu
Penuh dengan bunga yang bermekaran

Hampir lupa
Sejak kapan sungai itu
Penuh dengan riak gelombang

Hampir lupa
Sejak kapan malam gelap
Selalu dipenuhi dengan pijaran bintang

Hampir lupa
Sejak kapan setiap kali hujan luruh membasahi bumi
Selalu ada pelangi

Hampir lupa
Sejak kapan aku mengenal seorang makhluk bumi
Sepertimu

Sudah kuputuskan
Entah sejak kapan
Bahwa aku harus melupakan semua itu!


12102009:14:16

Aku lelah

Aku lelah
Sangat!
Bisakah kau biarkan aku sendiri?
Sendiri

Aku lelah
Harus selalu menghadapimu
Apa kau tahu?
Berhadapan denganmu
Kurasakan sangat menyiksaku
Sangat!

Bisakah kau tak menggangguku lagi
Aku ingin melanjutkan hidupku
Meski dengan kesendirianku

Sungguh
Aku sama sekali tak menyukaimu
Jadi
Bisakah kau pergi sejauh mungkin
Dan jangan biarkan
Ada waktu sedetikpun
Untuk menemuiku lagi

Kalau aku boleh memohon pada-Nya
Aku punya satu pinta
Jangan pertemukan aku
Denganmu!

Aku kejam?
Biar saja!
Aku tak mau tenggelam bersamamu
Aku masih ingin melanjutkan hidupku
Dengan asa-asa yang (terkadang) berbias

Tolong, jangan ganggu aku lagi
Anggaplah aku seorang yang sadis
Maka kau akan mundur
Dari semua permainan ini

12102009:10;20

Tak Bisakah Sedikit Mengerti ....???

Untuk sekumpulan orang yang terus membombardirku

Benar-benar sudah mencapai puncaknya
Selama ini aku sudah cukup bersabar
Bersabar atas tuntutan kalian

Aku sudah capek
Dengan keegoisan kalian
Aku hampir rubuh
Lungkrah dalam kesendirian
Kenapa kalian masih menambah beban
Di pundakku
Dan kurasakan kini semakin memberat
Bagai berton-ton tembaga
Saling beradu cepat menjatuhiku

Sedikitpun
Kalian tak rasakan
Aku sedang kepayahan mewujudkan keinginan kalian?
Dan yang kudapatkan hanya keluhan kalian!

Aku ingin menangisi semua ini
Kenapa kudapatkan kalian disini
Sedang kalian tak sedikitpun
Menghargai usahaku ini

Aku sudah sangat bersabar
Dan apakah kalian juga tak bisa
Sedikit lebih bersabar
Terhadap usahaku?

Kalian selalu menuntut
Menuntut
Dan menuntut
Lalu apa yang sudah kalian berikan?

Tak tahukah kalian?
Tak sadarkah kalian?
Aku sendiri
Mewujudkan keinginan kalian
Sendiri
Tahukah artinya sendiri?
Sedangkan kalian mengeroyokku dengan tuntutan kalian



Ah, mungkin ini hanya soal ketidaksabaran kalian menghadapiku ....
Atau sebaliknya

12102009: 14:07

Freezing!

Hujan bulan ini
Membuatku benar-benar membeku
Membeku dalam duniaku sendiri

Jangan sentuh aku
Karena kalau kau sentuh
Aku (mungkin) akan meleleh
Dan aku sangat benci
Ketika harus meleleh
Di hadapanmu

Biar saja
Aku tetap ingin disini
Dengan kebekuanku
Kalaupun aku harus meleleh
Biarkan aku meleleh
Dalam kesendirianku

12102009:10;08

Aku benci orang seperti dia!

Alloh,
Aku benci orang seperti dia ...
Mempermainkan hati sesukanya

Aku benar-benar tak menyukainya
Sangat!

12102009:09:57

Wednesday, September 30, 2009

jadi, apa yang kau pilih?

Dia masih menanti datangnya keajaiban
Di satu episode hidupnya

Keajaiban untuk memilih

Apakah dia akan kembali?
Ataukah lebih baik menyudahi semuanya?

Tapi
Siapa yang tahu
Bahwa esok kabut turun lebih tebal lagi?

_ough...speechless_




nb: didedikasikan untuk seorang teman, "just believe, the best gift from Alloh... kamu tidak sedang menunggu untuk menyerah, bukan?"

-jadi, kau pilih yang mana? aq percaya pada 'pilihanmu' :-)

Tuesday, September 29, 2009

CATATAN HATI 3

Alloh,
Kenangan itu memang terlalu pahit
Bahkan untuk dilupakan
Saat coba disingkirkan
Dia selalu datang
Dan datang lagi
Seperti air yang melebihi batas normalnya
Hingga membanjiri seluruh kanal hati
Dan aku hanya bisa menangis perih
Kenangan, kenangan, kenangan
Hanya itu yang aku punya ...