Randy sudah siap di atas motor kesayangannya. Sementara Medelina tengah berusaha mengeluarkan sepeda mini dari garasi kecil di samping rumah. Keduanya mempunyai kendaraan pribadi yang sangat berbeda jauh.
”Naiklah!”
Medelina kaget mendengar ajakan Randy.
”Kamu nggak mau terlambat kan?”
Dia memboncengku?
Kemudian tanpa berpikir panjang, Medelina duduk di belakang Randy setelah memasukkan kembali sepeda mininya ke dalam garasi.
”Pegangan yang kuat.”
Deg!!!
Dengan agak ragu-ragu, Medelina melingkarkan tangannya di pinggang Randy. Dan ini pertama kalinya mereka bersentuhan secara sengaja dan sadar.
Cess !!!
*cuman potongan salah satu adegan di novel wkwkwkkwwkwkwk lagi lebai nih yang posting
me story
a cup of heart
(11)
asem
(6)
bagiku ini lucu
(5)
black_white
(5)
bukan galau
(18)
bukuku
(3)
camp_Us
(3)
catatan dumay
(8)
catatan perjalanan
(5)
catatan pojok
(16)
cooking-cooking
(2)
death note
(4)
everlasting_LoV3
(2)
FIKSI_Holic
(24)
i_doL
(1)
just a femme_not feminist
(10)
just_PR
(1)
kabar
(1)
kataku
(8)
klonengan
(35)
kolong_langit
(5)
kR3aSi_uCiXHoLiC
(1)
krispi
(3)
kubikel
(23)
loveletter
(3)
my_poem
(5)
poli(c)ik
(4)
postingan kurang kerjaan
(8)
psikologi
(1)
putih abu-abu
(5)
rindu untuk ibuku
(4)
sastra
(11)
sebuah kisah
(3)
sketsa
(21)
tentang kita
(17)
tentang seseorang
(1)
tontonan
(4)
u_piL
(1)
untouchable
(13)
Thursday, April 7, 2011
untuk pertama kali, kita ...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
ho oh, lebay... :i:
ReplyDeletekenapa namanya medelina sih, kek di telenovela ajah...
klo nama mimin pan lebih indonesia wkwkwkwk
gakpapa lebay, yang penting alay (apa bedanya coba?? wakkakakak)
ReplyDeletemau dinamain maria mercedes apa marimar, ntar makin nggak indonesia ... kalo mimin, ntar makin onyet dong :i:
wkwkwkwkwk....
ReplyDeletepadahal ada istri temen kantor namanya mimin...
hayooo... yg bilang tuh nama onyet siapa..?? =))
siapa mbak ...? yang mancing duluan khan siapa ...? :f:
ReplyDelete